Jumat, 23 Agustus 2013

Picture Customer Kedai JAVARAMEN


Thank You For Comin Kaka !!! 

Paket Bumbu Kering JavaRamen

1 PAKET BUMBU KERING JAVARAMEN.. LET'S BUY AND TRY KAKA :)

Mau Coba Bikin JAVARAMEN di Rumah??

Salam Ramen Kaka..!!!

Kabar bahagia bagi penikmat JavaRamen, anda bisa menikmati sajian ramen JavaRamen di rumah anda, kapanpun anda mau kaka...
Kami menyediakan bumbu kering dan mie khusus buatan JavaRamen, mie yang halal dan tanpa bahan pengawet.

1 Paket Bumbu Kuah Kering terdiri dari bumbu kuah merah, kuah bening, dan mie kering JavaRamen untuk 5 Porsi Penyajian lengkap dengan cara penyajiannya. 
Untuk Harga Promo yang kami tawarkan cukup dengan harga Rp. 50.000, 00 kaka bisa menikmati Ramen kami bersama keluarga atau bisa menjadi tester bagi anda yang ingin menjalani kemitraan dengan KEDAI JAVARAMEN sesuai dengan standar penyajian kami. 

Untuk kaka yang berada diluar kota, bisa menghubungi kami di Hp: 082326 867887  atau di Line Bagoes Satria Legowo.

Salam JavaRamen :)

Jumat, 05 Juli 2013

MENU VARIAN KEDAI JAVA RAMEN

UNTUK PENIKMAT RAMEN KAMI MENYEDIAKAN BERBAGAI JENIS RAMEN YANG YUMMY DAN SIMPLE SESUAI CITA RASA LIDAH INDONESIA :)  
 RAMEN KUAH MERAH :
* RAMEN AYAM 
*RAMEN SOSIS 
*RAMEN JAMUR 






RAMEN ONIGIRI FURAI , Ramen ini berkuah bening dan segar.
Sangat cocok dinikmati pada saat kaka ingin menikmati makan berat karena sudah ada Onigiri di dalamnya :)

Kamis, 04 Juli 2013

JAVASUSHI SIAP DISAJIKAN

Rasa rindu hinggap tiba- tiba,rindu akan kenangan masa lalu kala menyajikan menu segala varian Jepang di Javacomic cafe. Mengobati rasa rindu itu kami berinsiatif mengeluarkan menu kami yang doeloe, salah satunya adalah menu SUSHI dan ONIGIRI. 
Sushi dan Onigiri yang kami keluarkan ada beberapa varian, antara lain: 

  • CHICKIN SUSHI
  • SUSHI FURAI dan 
  • RAMEN ONIGIRI FURAI. 
Harga yang kami tawarkan untuk masing- masing porsi SUSHI sangat terjangkau dibanding dengan harga yang ada diluaran, dengan konsep kedai yang kami miliki saat ini kami berusaha selalu menyajikan sajian menu sesuai dengan packagingnya. 

Sajian Sushi dari JavaRamen memiliki cita rasa tersendiri karena Sushi yang kami hidangkan ditambah dengan wasabi khusus yang pastinya sesuai dengan lidah orang Indonesia, dan bagi para pemula yang belum pernah mencoba Sushi, jangan ragu untuk mencoba sushi olahan kami. 

Alasan kami mengeluarkan menu baru adalah agar semua pelanggan lama kami yang kangen menu kami bisa mencoba sajian citarasa JAVA lagi, dan agar ada charge semangat baru di dalam tubuh Java Team.  






















Mariiii silakan mencoba Sushi kami, 
harga mulai 10.000,00 - an saja kaka..
Terjangkau banget kan :)

Sabtu, 01 Juni 2013

Kedai Java Ramen (Satelit Pos)

Bagoes: Dari Jualan Mendoan Sampai Ramen

Kedai Java Ramen. SATELITPOST/FITRI
TIDAK mudah mengawali karier untuk membuka usaha yang memiliki banyak pesaing di sekelilingnya. Hal ini terlihat dalam perjalanan Bagoes Satria Legowo, Pemilik Kedai Java Ramen. Ia memulai kariernya sejak masih duduk di bangku kuliah sebagai penjual mendoan.
Meski masih berstatus mahasiswa, Bagoes memberanikan diri untuk menekuni usaha kuliner yang diajarkan sang ibu. Tidak melulu menjual mendoan, namun ia beralih ke bisnis internet karena waktu dengan gencar peminat warung internet (warnet).
“Kalau usaha warnet kan biasanya jaga sampai malam bahkan ada yang sampai pagi, nah di situ saya juga menyediakan mi rebus dan mi goreng. Usaha warnet waktu itu memang masih menjanjikan namun seiring kemunculan teknologi yang mudah diakses jadi usaha ini mulai menurun,” kata Bagoes.
Meski bisnis ini terus berjalan, namun tahun 2010 Bagoes nyambi melanjutkan kuliah di Bandung. Di sanalah ia menemukan inspirasi yang membawanya pada gerbang sukses seperti saat ini.
Berdasarkan cerita yang disampaikan, ia menjumpai tempat persewaan komik yang ramai. Tak hanya ramai bahkan dilengkapi juga dengan tersedianya makanan. Kemudian ia menirunya dengan membuka usaha yang di Purwokerto.
Meski sewa komik banyak peminatnya, namun makanan yang disediakan ternyata tidak kalah ramainya. Yang datang berasal dari berbagai komunitas dan masyarakat umum. Ia menyulap warnetnya menjadi tempat persewaan komik.
Namun seiring perkembangannya, ternyata peminat komik juga tak lagi banyak seperti di awal buka. Tak diam merenungi bisnisnya yang sepi kemudian ia memutar otak untuk menemukan solusinya. Pada akhirnya ia membalik konsep usahanya menjadi kafe dengan menyediakan fasilitas baca komik gratis.
Dari situlah Bagoes mulai mendatangkan menu yang waktu itu masih jarang beredar di Purwokerto yaitu ramen. Meski harus banyak belajar dari sang koki namun tak butuh waktu lama baginya untuk menguasai teknik memasak. Hingga saat ini keahliannya menyajikan boleh diadu, bahkan telah menjadi bisnis yang menjanjikan. Kalau ada yang ingin bekerjasama dengannya, Bagoes melayani franchise untuk produk Jawa Ramennya. (fitri nurhayati)

Sejarah Mie Ramen

Sejarah mi Ramen dimulai dari dua negara yang bermusuhan pada waktu itu, Jepang dan Cina. Pada tahun 1910, dua koki Cina di restoran Rairaken, Tokyomemperkenalkan sebuah makanan baru berupa mi dengan kuah kaldu. Mereka menyebutnya Soba atau Shina Soba.

Shina adalah nama untuk merujuk Cina. Soba adalah mi yang terbuat daritepung yang merupakan bahan pokok makanan Jepang. Kedua koki inimemembuat adonan dengan kansui, air mineral yang direbus, yang membuat mi jenis baru yang lebih panjang, lebih kuning dan lebih lentur.
Tak hanya rasa dan teksturnya yang disukai orang Jepang. Tapi juga apa yang sajikan secara implisit oleh mi itu. Sebagaimana Katarzyana JoannaCwiertka tulis di Modern Japanese Cuisine: Food, Power dan National Identity, "Dengan berinteraksi fisik dengan Cina melalui memakan makanan dan minuman Cina, orang Jepang jadi semakin dekat pada gagasan tentang kerjaan."

Pada tingkatan yang lebih dalam, orang Jepang memahami bahwa makan Shina Shoba berarti memakan musuh mereka. Dengan demikian, itu berarti kanibalisme tanpa tulang dan tulang rawan.

Setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, kata Shoba kehilangan pamornya. Sebagai peninggalan agresi imperialis dan keburtalan masa perangterhadap Cina (yang memakan 20 juta jiwa), Shoba dianggap sebagai penghinaan budaya. Maka namanya diubah menjadi Chuka Soba yang menjadi lebih diterima sebab Chuka berbarti "ala Cina" atau "Chinese-style".

Mi itu akhirnya memasuki jaman modern pada tahun 1985, ketika seorang pengusaha bernama Momofuku Ando memperkenalkan versi kemasan pertama dari makanan itu. Digoreng kering dan diberi rasa ayam, dikeringkan dan ditekan menjadi bentuk balok, dan disebut dengan Chikin Ramen.

Kata itu diambil dari kata Cina la (menarik) dan mian (mi). Dan dengan segera berubah menjadi Ramen. Setelah awalan yang lambat, Ramen berkembang menjadi fenomena dunia, dari Amerika hingga Ukraina, dalam variasi yang tanpa batas. Kari, udang, sayuran, bahkan lemon pedas. Dikarenakan harganya yang murah dan menyiapkannya yang gampang, mi itu menjadi makanan pokok para pelajar, seniman dan musisi dimanapun berada.

Pada tahun 2005, 85.7 triliun bungkus Ramen dinikmati oleh orang setiap tahun. Ando hidup sampai usia 96 tahun, menghabiskan waktu selama hidupunya bermain golf dan makan Ramen hampir setiap hari.

Sumber : http://reverendum.blogspot.com/2011/11/sejarah-mi-ramen.html#ixzz2V1BvIlqq